简体版 繁體版 English
Masuk Daftar

contoh kalimat b cell

"b cell" terjemahan bahasa Indonesia  
ContohHandphone
  • This diminishes both B cell clone expansion and antibody synthesis.
    Hal ini mengurangi ekspansi klon sel B dan sintesis antibodi.
  • Both B cells and T cells carry receptor molecules that recognize specific targets.
    Baik sel T dan sel B memiliki reseptor yang mengenali target spesifik.
  • The B cell then displays these antigenic peptides on its surface MHC class II molecules.
    Selanjutnya sel B menyajikan peptida antigenik pada permukaan molekul MHC kelas II.
  • B cells specifically can divide when they encounter an antigen matching their immunoglobulin.
    Sel B (B Cells) khususnya bisa membelah jika sel ini bertemu dengan antigen yang cocok dengan immunoglobulinnya.
  • ZAP-70 in B cells is used as a prognostic marker in identifying different forms of chronic lymphocytic leukemia (CLL).
    ZAP-70 pada sel B digunakan sebagai penanda prognostik dalam mengidentifikasi berbagai bentuk leukemia limfositik kronis (CLL).
  • In 1993, he was diagnosed with B cell lymphoma in the prostate and was treated with chemotherapy and surgery.
    Pada 1993, ia didiagnosa dengan penyakit limfoma sel B dalam prostat dan diobati dengan kemoterapi dan pembedahan.
  • When B cells and T cells are activated and begin to replicate, some of their offspring become long-lived memory cells.
    Ketika limfosit telah aktif dan mulai melakukan replikasi, beberapa dari keturunan mereka menjadi sel memori berumur panjang.
  • T cells are involved in cell-mediated immunity, whereas B cells are primarily responsible for humoral immunity (relating to antibodies).
    Sel B berperan dalam imunitas humoral (melibatkan antibodi), sedangkan sel T berperan dalam imunitas dimediasi sel (cell mediated immunity).
  • At this annual meeting of ASH, Novartis will publish its latest data on diffuse large B cell lymphoma (DLBCL).
    Pada pertemuan tahunan ASH ini, Novartis akan mempublikasikan data terbaru tentang limfoma sel B besar yang menyebar (DLBCL).
  • B cells respond to pathogens by producing large quantities of antibodies which then neutralize foreign objects like bacteria and viruses.
    Sel B menanggapi patogen dengan memproduksi dalam jumlah besar antibodi yang kemudian menetralkan benda asing seperti bakteri dan virus.
  • In a similar manner, Sirolimus prevents B cell differentiation into plasma cells, reducing production of IgM, IgG, and IgA antibodies.
    Dengan cara yang sama, sirolimus mencegah diferensiasi sel B menjadi sel plasma, mengurangi produksi antibodi IgM, IgG, dan IgA.
  • The function of T cells and B cells is to recognize specific "non-self" antigens, during a process known as antigen presentation.
    Fungsi sel T dan sel B adalah untuk mengenali antigen spesifik "non-self" selama proses yang dikenal sebagai presentasi antigen.
  • Glucocorticoids also suppress the humoral immunity, causing B cells to express smaller amounts of IL-2 and IL-2 receptors.
    Produksi sitokin yang lebih kecil mengurangi proliferasi sel T. Glukokortikoid juga menekan imunitas humoral, menyebabkan sel B mengekspresikan sejumlah kecil reseptor IL-2 dan IL-2.
  • B cells, on the other hand, divide to produce plasma cells when stimulated by mitogens, which then produce immunoglobulins, or antibodies.
    Sel B dengan kata lain membelah untuk memproduksi sel plasma jika di rangsang oleh mitogen, yang akhirnya akan memproduksi immunoglobulin dan antibodi.
  • Antigen-antibody interaction, or antigen-antibody reaction, is a specific chemical interaction between antibodies produced by B cells of the white blood cells and antigens during immune reaction.
    Interaksi antigen-antibodi, atau reaksi antigen-antibodi, adalah interaksi kimia spesifik antara antibodi yang dihasilkan oleh sel B dan antigen selama reaksi imun.
  • In reference to lymphocytes, immunocompetence means that a B cell or T cell is mature and can recognize antigens and allow a person to mount an immune response.
    Pada sumber limfosit, imunokompetensi berarti bahwa sel B atau sel T dapat diakui antigen dan memperbolehkan seseorang untuk menumpuk respon imun.
  • They are essential in B cell antibody class switching, in the activation and growth of cytotoxic T cells, and in maximizing bactericidal activity of phagocytes such as macrophages.
    Mereka penting dalam menentukan pemilihan kelas antibodi sel B, pada aktivasi dan pertumbuhan sel T sitotoksik, dan memaksimumkan aktivitas bakterisidal dari fagosit seperti makrofag.
  • Further, allergic responses that resemble asthma-like symptoms have been induced in mice that lack T and B cells using IL-33.
    Respons ini tampaknya tidak tergantung pada sel T dan sel B. Lebih lanjut, respons alergi yang menyerupai gejala seperti asma telah diinduksi pada tikus yang kekurangan sel T dan B menggunakan IL-33.
  • Upon the activation of B or T cells, it is believed that these "peptide mimic" specific T or B cells can cross-react with self-epitopes, thus leading to tissue pathology (autoimmunity).
    Saat pengaktifan sel B atau T, dipercaya bahwa sel yang spesifik "mimik peptida" itu dapat bereaksi silang dengan epitop diri, yang menimbulkan patologi jaringan (autoimunitas).
  • 3. Blood glucose before sleep reflects the ability of pancreatic islet B cells to control hyperglycemia after dinner.Is the basis for guiding the dosage of night medication or insulin injection.
    3. Glukosa darah sebelum tidur mencerminkan kemampuan sel B pulau pankreas untuk mengendalikan hiperglikemia setelah makan malam. Merupakan dasar untuk memandu dosis obat malam hari atau injeksi insulin.
  • lebih banyak contoh:   1  2